Minggu, 21 Februari 2016

Contoh Soal Teks Negoisasi dan Pembahasan


Perhatikan teks negoisasi berikut !

Penjual             : Permisi, ada yang bisa saya bantu?
Pembeli            : Iya, ada sepatu slop  ?
Penjual             : Oh sepatu slop,ini Bu mari( sambil mengantar pembeli ke tempat sepatu).
Pembeli            : Oh iya (sambil melihat-lihat sepatu slopnya).
Penjual             : Jadi yang mana Bu?
Pembeli            : Yang ini (sambil menunjuk sepatu slop hitam yang dipilihnya?).
Penjual             : Ukuran berapa Bu?
Pembeli            : 38 saja.
Penjual             : Oh iya Bu sebentar…( sambil mencarikan ukuran yang sesuai ketentuan pembeli).
Pembeli            : Iya .
Penjual             : Ini adanya yang ukuran 39 Bu yang 38 kosong .
Pembeli            : Iya . Saya coba dahulu.
Penjual             : Iya saya tunggu.
Pembeli            : Berapa harganya yang ukuran 39 ini ?
Penjual             :  75 rIbu Bu.
Pembeli            : Tidak boleh kurang apa ?. Dilantai 1 harganya 65.000 rIbu lho ??
Penjual             : Di bawah harga pas kan Bu? Tapi kalau disini boleh kurang . Ya beli disini saja Bu,  bisa ditawar Bu??
Pembeli            : 50.000 rIbu,bagaimana ?
Penjual             : Wah.. kalau itu belum boleh Bu. Naik sedikit Bu?
Pembeli            : 53.000 bagaimana ?
Penjual             : Ya sudah, sebenarnya ini belum boleh.tapi untuk Bu boleh lah.. apa mau beli yang lain Bu?
Pembeli            : Ya sudah ini saja .
Penjual             : Apa mau dikardusi sekalian dIbungkus agar terlihat bagus dan baru( sambil tersenyum)
Pembeli            : Terserah ( sambil menyerahkan uang 53.000 rIbu)
Penjual             : Ini Bu sepatunya(menyerahkan sepatu)
Pembeli            : Ya terima kasih.
Penjual             : Sama-sama Bu.
1. Berikut yang merupakan tahap penawaran dari teks negoisasi tersebut adalah . . .
            A.     Penjual             : Permisi, ada yang bisa
saya bantu?
            B.     Pembeli            : Iya, ada sepatu slop  ?
Penjual             : Oh sepatu slop,ini Bu mari( sambil mengantar pembeli ke tempat sepatu).
            C.     Pembeli            : Berapa harganya yang

ukuran 39 ini ?

            Penjual             :  75 rIbu Bu.

            Pembeli            : Tidak boleh kurang apa ?.

Dilantai 1 harganya 65.000 rIbu lho ??
            D.     Pembeli            : 53.000 bagaimana ?
Penjual             : Ya sudah, sebenarnya ini
belum boleh.tapi untuk Bu boleh lah.. apa mau beli yang lain Bu?
            Pembeli            : Ya sudah ini saja .
            E.       Penjual             : Apa mau dikardusi
sekalian dIbungkus agar terlihat bagus dan baru( sambil tersenyum)
            Pembeli            : Terserah ( sambil
menyerahkan uang 53.000 rIbu)
Penjual             : Ini Bu sepatunya (menyerahkan sepatu)
            Pembeli            : Ya terima kasih.
            Penjual             : Sama-sama Bu.

2. Pertanyaan yang sesuai dengan teks negoisasi tersebut adalah . . .
           A.     Kapan terjadinya proses jual-beli dalam teks negoisasi di atas ?
           B.     Apakah keistimewaan sepatu slop di toko tersebut ?
           C.     Dimana rumah pembeli sepatu slop ?
           D.     Berapa harga yang disepakati penjual dan pembeli ?
           E.      Mengapa penjual sepatu slop dengan harga Rp 53.000,00 ?

Bacalah teks negoisasi berikut dengan cermat !
Satpol PP         : Maaf Pak, kami ditugaskan oleh
pemerintah, akan menggusur wilayah ini.
Warga              : Loh kok, Pemerintah tidak memberitahukan informasinya terlebih dahulu, bahwa wilayah ini akan digusur.
 Satpol PP        : Memang begitu Pak, katanya tidak perlu diberitahukan kepada warga terlebih dahulu, jadi sekali lagi maaf ya pak.
Warga              : Kalau begitu tidak bisa Pak, kami bakalan mencegah semua aktivitas penggusuran, sampai kami mendapatkan tempat tinggal baru yang bisa kami tempati.
Satpol PP         : Oo, ya sudah, kami akan datang kembali jika semua warga sudah mendapatkan tempat tinggal.
Warga              : Oke, terima kasih Pak.

3. Negoisasi tersebut dilakukan dengan alasan . . .
          A.     Warga ingin rumah mereka segera digusur.
      B.     Menghadang satpol PP agar tidak menggusur pemukiman mereka karena tidak ada pemberitahuaan terlebih dahulu.
          C.     Warga telah sepakat untuk meninggalkan pemukiman karena sudah diberi ganti rugi pemerintah.
          D.     Menolak penggusuran walaupun sudah diberi ganti rugi.
          E.      Menghalangi penggusuran pemukiman mereka.

4. Tahap negoisasi terjadi pada dialog . . .

         A.     Kalau begitu tidak bisa Pak, kami bakalan mencegah semua aktivitas penggusuran, sampai kami mendapatkan tempat tinggal baru yang bisa kami tempati.
            B.     Maaf Pak, kami ditugaskan oleh
pemerintah, akan menggusur wilayah ini.
            C.     Loh kok, Pemerintah tidak memberitahukan informasinya terlebih dahulu, bahwa wilayah ini akan digusur.

             D.     Oo, ya sudah, kami akan datang kembali jika semua warga sudah mendapatkan tempat tinggal.
            E.     Memang begitu Pak, katanya tidak perlu diberitahukan kepada warga terlebih dahulu, jadi sekali lagi maaf ya pak.

Perhatikan teks negoisasi berikut !

Tukang becak  : Pagi Bu, ada yang bisa saya
bantu? (esarberjalan mendekati Ibu yang membawa  dua kantong  besar dan Kardus mie)
Penumpang      :  Boleh Pak, Bapak bawa kantong ini aja ya? (mengulurkan dua buah kantong)
Tukang becak  :  Ibu kok sendirian? Suaminya mana? Atau gak anak mungkin yang bisa membantu pekerjaan Ibu. (menghidupkan suasana)
Penumpang      :  Bapak sedang di kantor Pak, anak saya juga lagi sekolah.
Tukang becak  : Mungkin Pembantu Ibu?
Penumpang      : (tersenyum dan menjawab) Waduh Pak, keluarga saya ini bisa di bilang keluarga yang menengah, tidak mungkin punya pembantu. Lagi pula kalau saya orang yang berada, pasti saya naik mobil atau sepedah tidak naik becak gini Pak?
Tukang becak  : Ibu mau kemana? (sambil menaruh barang yang dibawanya)
Penumpang      : anu pak, Ke jalan Ramat ya? Berapa Pak?
Tukang becak  :  Rp.10.000 buk.
Penumpang      : Alamak, mahalnya Pak? (nada cemberut) biasanya Rp.5000 tuhh?
Tukang becak  :  Kan semuanya sudah naik Buk, jadi ya gak segitu buk tambahin sedikit deh Buk?
Penumpang      : Berapa? Rp.6000?
Tukang becak  :  Rp.8000 deh buat Ibu


Penumpang      : Gini deh biar sama rata, Rp.7000 yaa? Ayo pak saya masih ada pekerjaan lain kalau tidak mau ya saya naik angkot saja tidak apa apa.
Tukang becak  : Iya deh buk, karna Ibu Penumpang pertama.
Penumpang      : Terimakasih Pak.
Tukang becak  : Sama sama Pak.

Isi percakapan teks negoisasi di atas adalah . . .
      A.     Negoisasi antara penjual dan pembeli.
      B.     Tawar menawar antara pengguna jasa dan penyedia jasa.
      C.     Negoisasi untuk mencapai kesepakatan.
      D.     Harga yang disepakati antara penumpang dan tukang becak.
      E.      Negoisasi antara tukang becak dan pelanggan.
 

Teori Asal Usul Kehidupan ppt

TEORI KINETIK GAS (GAS IDEAL)



Daftar Isi
Gas Ideal …………………………………………………………………………………………….1
Hukum-Hukum Pada Gas Ideal ……………………………………………………………………..1
Persamaan Umum Gas ………………………………………………………………………............2
Satuan  Dalam  Penggunaan  Rumus ………………………………………………………………..3
Tekanan Gas Ideal(P) ........................................................................................................................ 3
Energi  Kinetik(Ek) .............................................................................................................................5
Prinsip Ekuipartisi Energi …………………………………………………………………………...5
Kecepatan Partikel Gas (V) ................................................................................................................6
Kecepatan Rata Rata Gas ( Vrms) .......................................................................................................6

Suhu Gas Ideal (T) ………………………………………………………………………….………7

Energi Dalam Gas (U) ………………………………………………………………………....7
Proses-Proses Nyang Terjadi Pada Gas Ideal …………………………………………………….8
Contoh Soal Dan Pembahasan ……………………………………………………………………9












GAS IDEAL
            Teori kinetik gas tidak mengutamakan kelakuan sebuah partikel, tetapi meninjau sifat zat secara keseluruhan sebagai hasil rata-rata kelakuan partikel tersebut. Sifat-sifat gas pada tekanan rendah dan suhu kamar mendekati sifat-sifat gas ideal, sehingga gas tersebut dapat dianggap sebagai gas ideal.
Kriteria gas ideal ada 7, yaitu :
1.      Terdiri atas partikel-partikel (atom/molekul) dalam jumlah yang sangat banyak.
2.      Partikel-partikel tersebut senantiasa bergerak dengan arah acak/ tidak teratur.
3.      Pertikel-partikel tersebut tersebar merata di dalam ruang dimana gas berada.
4.      Jarak antar partikel jauh lebih besar dibandingkan ukuran partikel itu sendiri, sehingga ukuran partikel diabaikan.
5.      Tidak ada gaya antara partikel satu dengan partikel lainnya kecuali jika bertumbukkan.
6.      Tumbukan antar partikel atau partikel dan dinding adalah tumbukkan lenting sempurna karena partikel dianggap bola kecil yang keras dan dinding dianggap licin sempurna dan tegak.
7.      Berlaku hukum Newton tentang gerak. 

Oleh karena materi ini cukup banyak dan rumit saya tidak bisa mengupload/share seluruhnya. Kalian bisa mendownload melalui ini

Kerangka Pidato



Kerangka Pidato
Topik               : Cara Memilih Jurusan yang Tepat di Perguruan Tinggi
Tujuan             : Menjelaskan/memaparkan pentingnya memilih jurusan
Isi                    :
1.      Mengenali minat dan bakat
2.      Mencari informasi mengenai program study.
3.      Memperhitungkan biaya.
4.      Mendiskusikan pilihan dengan orangtua.
5.      Berusaha dan berdoa.
                                                     
Pembukaan :
Assalmualaikum Wr Wb,
Hadirin yang berbahagia,
Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk menyampaikan sepengal kata yang semoga dapat bermanfaat untuk kedepannya. Sebelumnya perkenalkan nama saya Mohammad Agung Dirmawan.

Isi :
Bagi kalian yang ingin meneruskan pendidikan masuk ke perguruan tinggi, tentunya harus sudah menyiapkan jurusan apa yang akan diambil nanti. Berdasarkan riset hasil penelitian Wongkar(1990), perencanaan pendidikan masih belum banyak diterapkan pada pelajar di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian anak belum mengetahui bakat dan minatnya sendiri. Tak sedikit anak yang memilih jurusan kuliah atas dasar mengikuti teman ataupun atas kemauan orang tua. Padahal jika salah dalam memilih jurusan akan ada dampak yang signifikan terhadap kehidupan di masa depan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips dan trik untuk memilih jurusan yang tepat di perguruan tinggi.
Pertama, kenalilah minat dan bakat. Setiap orang tentu memiliki cita-cita yang menjadi target dan tujuan dalam hidup . Umumnya cita-cita bersesuaian dengan minat atau bakat seseorang. Dalam memilih program studi, sebaiknya mengenali minat dan bakat agar ketika menjalani perkuliahan, tidak merasa bahwa jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan passion .
Kedua, cari informasi mengenai program study. Ketika telah memikirkan beberapa program studi yang sesuai dengan minat dan bakat , ada baiknya segera mencari informasi mengenai program studi tersebut dari berbagai sumber. Carilah informasi mengenai profil jurusan-jurusan di perg, bagaimana proses perkuliahannya, dan tentu saja bagaimana prospek masa depan jurusan itu. Informasi-informasi tersebut akan bermanfaat bagi Anda dalam membulatkan tekad.

Ketiga , perhitungkan biaya sebelum memutuskan pilihan, tentunya Anda harus memperhatikan faktor biaya. Oleh karena itu, ada kalanya Anda harus menyesuaikan anggaran biaya yang mampu ditanggung orangtua . Anda tentu tidak dapat memaksakan kehendak untuk memilih jurusan tertentu di perguruan tinggi tertentu yang biaya kuliahnya tidak terjangkau oleh orangtua .

Selanjutnya, diskusikanlah pilihan Anda dengan orangtua. Pastikan bahwa pilihan Anda merupakan pilihan yang direstui oleh kedua orangtua. Tidak jarang seorang murid harus merelakan kursi PTN yang telah dia perjuangkan hanya karena ternyata orangtuanya tidak setuju dengan jurusan yang ia pilih atau karena lokasi PTN yang terlalu jauh. Jangan sampai itu terjadi pada Anda. Diskusikanlah setiap keputusan anda dengan orangtua sekalipun itu hanya pilihan terkahir.

Keempat, persiapkanlah alternatif dalam menentukan pilihan, persiapkanlah sebuah alternatif yang pasti dapat membantu Anda jika tujuan utama tidak tercapai. Dalam hal ini, Anda harus bijak dalam menentukan pilihan I, II, dan III. Pada pilihan pertama, pilihlah jurusan atau program studi yang diinginkan dan berpeluang lulus meskipun peluangnya kecil. Di pilihan kedua, pilihlah jurusan yang peluang lulusnya lebih besar daripada pilihan pertama. Nah, pada pilihan ketiga pilihlah jurusan yang peluang lulusnya 100%. Artinya anda pasti lulus di jurusan itu.
Yang terakhir dan paling penting adalah usaha dan doa. Dalam hal ini usaha merupakan aspek terpenting, untuk dapat masuk jurusan yang diinginkan. Setelah berusaha hedaknya kita selalu berdoa dan menyerahkan segala keputusan kepada Allah Swt.

Penutup :
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga bisa bermanfaat untuk kedepannya .
Wassalamualaikum Wr. Wb.